REMBANG, Beritajateng.id – Sebelah timur kawasan Alun-Alun Rembang yang mengalami kerusakan mulai diperbaiki. Bupati Harno mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya awal penataan kawasan, meskipun belum dilakukan pembangunan secara menyeluruh.
“Sekarang sudah mulai penataan, walaupun kita memang belum bisa untuk membangun secara bagus, sekarang sudah ada penataan, bisa dilihat di lokasi,” ujar Harno.
Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTARU), perbaikan difokuskan pada titik-titik yang mengalami kerusakan, seperti lantai yang pecah hingga akar pohon yang mulai muncul ke permukaan.
Kepala DPUTARU Rembang, Maryosa, menjelaskan perbaikan pada Alun-Alun Rembang tersebut bersifat sementara sambil menunggu realisasi penataan ulang secara keseluruhan.
“Saat ini kita lakukan perawatan sementara, terutama di sisi timur yang banyak pecah-pecah dan akar pohon yang muncul. Itu kita perbaiki dulu,” ungkapnya, Kamis, 9 April 2026.
Ia menjelaskan perbaikan dilakukan dengan cara menambal bagian lantai yang rusak, merapikan vegetasi, serta memangkas pohon agar kawasan tetap terlihat rapi dan nyaman bagi masyarakat.
“Yang rusak kita tambal dulu, kemudian kita tanami dan rapikan pohonnya supaya tidak kelihatan kumuh,” tambahnya.
Lebih lanjut, Maryosa mengungkapkan desain penataan ulang alun-alun sebenarnya sudah disiapkan oleh pemerintah daerah. Namun, pelaksanaannya masih menunggu kesiapan anggaran.
“Desainnya sudah ada, nanti kedepan kita akan ganti dan tata ulang semuanya sesuai desain itu,” jelasnya.
Untuk sementara waktu, ia menuturkan Pemkab Rembang memilih memprioritaskan perbaikan darurat agar fungsi alun-alun sebagai ruang publik tetap berjalan optimal.
“Kalau anggarannya nanti kita hitung ke depan. Yang penting sekarang ini yang rusak kita perbaiki dulu dan harus cepat selesai,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















