REMBANG, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rembang menyiapkan Detail Engineering Design (DED) untuk merevitalisasi Alun-alun Rembang.
Bupati Harno menjelaskan, rencana revitalisasi Alun-alun Rembang sudah masuk dalam perencanaan Pemkab dan akan direalisasikan setelah DED rampung.
“Jadi alun-alun ini sudah saya buat DED, Insyaallah kalau tidak masuk di perubahan ini adalah di 2026,” ungkapnya, Kamis, 6 November 2025.
Selain menyiapkan konsep desain, pihaknya juga mempertimbangkan penataan ulang kawasan di sekitar alun-alun, termasuk regrouping dua sekolah dasar (SD) yang berdekatan di sisi timur.
“SD tersebut bisa digabung karena jumlah muridnya terlalu kecil,” jelasnya.
Apabila jadi diregrouping, kata dia, maka sisi timur alun-alun akan lebih lebar dan bisa dikembangkan misalnya untuk parkir.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Rembang, Sutrisno mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan kajian potensi regrouping SDN 2 Kutoharjo dan SDN 5 Kutoharjo.
“Kalau dipetakan, sisi selatan, utara, dan barat alun-alun tidak mungkin dikembangkan. Jadi hanya sisi timur yang memungkinkan, dan di sana ada dua SD, SD 5 dan SD 2 Kutoharjo. Kami sekarang mendapat perintah untuk membuat telaah mengenai regrouping kedua sekolah itu,” ujarnya, Jumat, 7 November 2025.
Menurutnya, wilayah Kutoharjo memiliki cukup banyak sekolah dasar sehingga apabila kedua SD tersebut digabung, siswa-siswa masih bisa tertampung dengan baik.
“Seandainya SD 5 dan SD 2 dijadikan satu pun masih bisa memenuhi syarat sebagai satu sekolah. Telaah sementara seperti itu, nanti kami pertimbangkan lagi hal-hal yang perlu dianalisis,” imbuhnya.
Jurnalis: Muhammad Faalih
Editor: Tia















