REMBANG, Beritajateng.id – Stadion Krida Rembang ditarget mulai dibenahi pada akhir 2026. Pembenahan ini akan didukung dengan anggaran sebesar Rp800 juta yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026.
Sebanyak Rp400 juta dari total anggaran itu akan digunakan untuk merehabilitasi sejumlah fasilitas di stadion tersebut. Bupati Harno mengungkap hal itu meliputi pagar pembatas lapangan yang roboh, tribun, toilet, atap tribun, hingga tempat pengawas pertandingan.
Selain itu, ia menyebut Pemkab Rembang juga merencanakan pembangunan kanopi di depan tribun VIP serta penyediaan sumber air tanah untuk mendukung kebutuhan di kawasan stadion.
Sementara Rp400 juta lagi akan dialokasikan untuk pembangunan asrama atlet. Fasilitas tersebut direncanakan berdiri di sisi utara stadion, tepatnya di belakang kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rembang.
“Akan ada penataan di dalam stadion, kemarin ada pagar yang roboh kita perbaiki. Kemudian akan membangun asrama atlet,” ungkap Harno, Jumat, 9 Oktober 2026.
Pembangunan asrama atlet diharapkan dapat menjadi fasilitas pendukung bagi kegiatan pembinaan olahraga di daerah. Dengan adanya sarana tersebut, kebutuhan atlet dalam menjalani kegiatan latihan maupun program pembinaan diharapkan bisa lebih terakomodasi.
Penataan kawasan Stadion Krida selanjutnya direncanakan pada 2027. Salah satu program yang disiapkan adalah pembangunan jogging track untuk menunjang aktivitas olahraga masyarakat.
Keberadaan jogging track dinilai berpotensi menambah kenyamanan warga untuk berlari dan melakukan aktivitas fisik lainnya. Sehingga pengembangan Stadion Krida tidak hanya berorientasi pada kebutuhan atlet, tetapi juga mendukung gaya hidup sehat masyarakat.
Rencana rehabilitasi tersebut mendapat sambutan positif dari warga Kelurahan Leteh, Totok. Ia menilai sejumlah fasilitas stadion memang sudah membutuhkan perbaikan, terutama pagar pembatas lapangan yang kondisinya berkarat dan sebagian roboh.
Menurutnya, perbaikan fasilitas menjadi kebutuhan penting agar kawasan stadion tetap aman digunakan. Terlebih, Stadion Krida menjadi salah satu tempat yang dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga secara rutin.
Totok juga menyambut baik rencana pembangunan jogging track pada 2027. Menurutnya, fasilitas tersebut akan semakin menunjang kebutuhan warga yang setiap hari datang ke stadion untuk berlari maupun melakukan aktivitas olahraga lainnya.
“Kalau diperbaiki bagus, Mas, memang harus diperbaiki, sudah roboh begini dan berkarat. Kalau ada jogging track juga oke, karena setiap hari banyak warga yang lari-lari di stadion,” ujarnya.
Jurnalis: Vicky Rio
Editor: Utia Lil















