REMBANG, Beritajateng.id – Aksi saling pepet antara dua truk yang diduga bersitegang saat berada di jalan wilayah Kabupaten Rembang viral. Hal ini lantaran aksi tersebut menyebabkan kecelakaan yang menimpa salah seorang pemotor.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Rembang, Iptu Bhakti Satria, menjelaskan aksi yang berlangsung pada Minggu sore, 8 Maret 2026 itu berawal dari perselisihan antara dua sopir di wilayah Desa Dresikulon, Kecamatan Kaliori sekitar pukul 16.30 WIB.
“Awalnya terjadi saling bersitegang antara pengemudi KBM Tractor Head FAW H-9038-OF dengan pengemudi KBM Mitsubishi Colt Diesel H-8978-FA di jalan wilayah Desa Dresikulon, Kecamatan Kaliori,” ujarnya, Selasa, 10 Maret 2026.
Ia menjelaskan ttruk Tractor Head FAW yang dikemudikan M. Kumaidi, warga Desa Selopuro, Kecamatan Lasem, melaju dari arah barat menuju timur atau dari Kaliori ke Rembang. Di belakangnya melaju mobil Mitsubishi Colt Diesel yang dikemudikan Aditya Tito Yulian, warga Kota Semarang.
Di tengah perjalanan, Colt Diesel mencoba mendahului dari sisi kiri. Namun di bahu jalan terdapat kendaraan lain yang sedang parkir sehingga pengemudi kembali masuk ke jalur kanan secara mendadak.
Sopir Tractor Head kemudian membunyikan klakson keras karena merasa terkejut. Situasi tersebut diduga memicu emosi hingga kedua kendaraan terlibat aksi saling pepet di jalan.
Ketegangan itu terus berlanjut hingga memasuki wilayah Desa Tasikagung, Kecamatan Rembang. Saat itu Colt Diesel kembali menyalip dari sisi kiri dan secara tiba-tiba memotong ke jalur kanan.
Pengemudi Tractor Head yang kaget kemudian membanting setir ke kanan hingga melewati marka tengah jalan. Nahas, dari arah berlawanan melaju sepeda motor Yamaha Fazzio yang dikendarai Karman, seorang PNS warga Desa Sumberjo, Kecamatan Rembang.
“Karena kaget dan berusaha menghindar, pengemudi Tractor Head bergerak ke kanan hingga melewati marka tengah dan menabrak sepeda motor Yamaha Fazzio dari arah berlawanan,” kata Iptu Bhakti.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa. Namun sepeda motor korban mengalami kerusakan dengan kerugian material diperkirakan sekitar Rp1 juta.
Selain kecelakaan tersebut, insiden saling bersitegang itu juga menyebabkan kaca variasi pada truk Tractor Head pecah.
Setelah kejadian, warga sekitar membawa para sopir ke Satlantas Polres Rembang. Namun baik perkara kecelakaan maupun perselisihan antar sopir akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.
Sementara korban pengendara motor meminta agar kasus kecelakaan tidak dilanjutkan ke proses hukum dan cukup diselesaikan dengan ganti rugi yang ditanggung bersama oleh kedua sopir truk tersebut.
“Para pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. Kerugian sudah diganti dan perkara dinyatakan selesai,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















