JEPARA, Beritajateng.id – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 menyasar pembangunan jalan di Desa Balong, Kecamatan Kembang. Hingga pekan ketiga Februari 2026, pengecoran jalan telah mencapai 27 persen.
Pembangunan jalan beton tersebut memiliki spesifikasi panjang 774 meter, lebar 3 meter, dan ketebalan 12 sentimeter. Infrastruktur ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang memperlancar mobilitas warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi desa.
Pengerjaan dilakukan secara gotong royong antara personel TNI dan masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi ciri khas program TMMD yang pembangunan fisiknya berjalan beriringan dengan penguatan kemanunggalan TNI dan rakyat.
Serka Adam dari Staf Teritorial Kodim 0719/Jepara yang terlibat langsung di lapangan menyampaikan, tantangan cuaca dan kondisi medan tidak menyurutkan semangat kerja. Menurutnya, kekompakan warga dan prajurit menjadi kunci stabilnya progres pembangunan.
“Semangat kebersamaan membuat pekerjaan tetap berjalan sesuai target,” ujarnya, Sabtu, 14 Februari 2026.
Pihaknya berharap, jalan beton yang tengah dibangun ini nantinya akan mempermudah akses antar dusun, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang ekonomi baru bagi warga Desa Balong.
“”Selain itu, kondisi jalan yang lebih kokoh diharapkan meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” katanya.
Warga pun menyambut baik pelaksanaan TMMD. Kehadiran TNI dinilai membantu mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak desa.
Dengan capaian 27 persen, Kodim 0719/Jepara optimistis pengerjaan pengecoran jalan dapat rampung tepat waktu sesuai target TMMD Sengkuyung Tahap I Tahun 2026, sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat Desa Balong.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















