JAKARTA, Beritajateng.id – Gerakan Pemuda Peduli Masyarakat Indonesia (GPPMI) Koordinator Daerah DKI Jakarta menyerukan pesan perdamaian dan stop penyebaran berita bohong atau hoaks menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-81.
Koordinator Daerah GPPMI DKI Jakarta, Anggiat Andreas Purwanto, menuturkan hoaks dapat memicu provokasi yang berpotensi memecah belah bangsa. Menurutnya, momentum HUT RI harus dimanfaatkan untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai gotong royong di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
“Kemerdekaan yang kita nikmati hari ini merupakan buah perjuangan seluruh rakyat Indonesia dari berbagai latar belakang. Karena itu, menyambut Dirgahayu Republik Indonesia ke-81, mari kita bersama-sama menjaga suasana yang damai, aman, dan penuh semangat gotong royong,” katanya.
Tantangan menjaga persatuan bangsa saat ini, kata dia, tidak hanya datang dari persoalan di dunia nyata, tetapi juga dari derasnya arus informasi di ruang digital. Sehingga ia mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih kritis menerima setiap informasi yang beredar.
Menurutnya, berbagai informasi yang disebarkan melalui media sosial, pamflet, maupun flyer perlu disikapi secara bijaksana agar tidak menjadi sarana penyebaran provokasi maupun disinformasi.
“Kita harus menjadi masyarakat yang cerdas dan tangguh. Jangan mudah terprovokasi oleh berita di media sosial maupun pamflet atau flyer yang sengaja disebarkan untuk menciptakan situasi yang tidak kondusif dan memecah belah bangsa. Biasakan berpikir jernih serta lakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya kepada orang lain,” imbaunya.
Andreas juga menegaskan bahwa menjaga persatuan dan kesatuan merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Ia mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan HUT RI sebagai momentum memperkuat rasa saling menghormati, meningkatkan kepedulian sosial, dan menjaga stabilitas lingkungan.
GPPMI DKI Jakarta, lanjutnya, berkomitmen terus berkontribusi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya literasi digital, pencegahan penyebaran hoaks, serta penguatan nilai-nilai toleransi.
Ia menuturkan organisasi ini juga siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh pemuda, dan berbagai elemen masyarakat dalam menjaga keharmonisan sosial.
“Mari kita isi kemerdekaan ini dengan karya nyata, kebijaksanaan, dan kepedulian terhadap sesama. Selamat menyongsong Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Bersatu, jernih berpikir, dan terus maju untuk Indonesia,” pungkasnya.
Editor: Tia















