BLORA, Beritajateng.id – Sebanyak 720 siswa di Kabupaten Blora mendapatkan bantuan beasiswa dari dana zakat yang dihimpun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Blora. Dana zakat yang dialokasikan untuk bantuan tersebut sebesar Rp300 juta.
Ketua Baznas Kabupaten Blora, Sutaat, mengatakan dana zakat tersebut disalurkan melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Pendidikan Blora. Penyaluran ini dilakukan secara rutin setiap dua bulan.
“(Bulan Juni) Kami mentasarufkan Rp300 juta. Setiap dua bulan kami salurkan untuk beasiswa siswa yang tidak mampu,” ujar Sutaat, Kamis, 2 Juli 2026.
Menurutnya, bantuan tersebut diprioritaskan pada Juni dan Juli karena bertepatan dengan kebutuhan siswa memasuki tahun ajaran baru. Terutama untuk pembelian seragam hingga perlengkapan sekolah.
“Karena kebutuhan tahun ajaran baru cukup besar, maka kami prioritaskan pada bulan Juni dan Juli. Bantuan ini diharapkan digunakan untuk membeli seragam maupun perlengkapan sekolah,” ujarnya.
Sutaat mengungkap secara keseluruhan Baznas Blora pada penyaluran kali ini menyalurkan bantuan kepada 720 penerima manfaat. Mereka terdiri atas 481 siswa SD dan 239 siswa SMP.
“Selain siswa, ada satu penerima bantuan modal usaha, empat penerima bantuan kesehatan, serta 15 penerima dalam kategori fisabilillah,” sambungnya.
Menurut Sutaat, penerima bantuan merupakan siswa kurang mampu yang telah didata oleh Koordinator Wilayah Bidang Pendidikan (Korwil Bidik) bersama pihak sekolah di masing-masing kecamatan.
Setiap siswa menerima bantuan sebesar Rp350 ribu yang disalurkan secara bertahap sesuai kuota yang telah ditetapkan.
“Data penerima sudah tersedia di Korwil Bidik dan kepala sekolah. Penyalurannya dilakukan secara bertahap sesuai kuota yang ada,” katanya.
Ia mengapresiasi peran Dinas Pendidikan Kabupaten Blora sebagai penyumbang zakat terbesar melalui UPZ dengan kontribusi hampir 50 persen dari total penghimpunan zakat Baznas Kabupaten Blora.
Sutaat berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekolah sehingga meringankan beban keluarga penerima manfaat sekaligus mendukung kelancaran proses belajar siswa pada tahun ajaran baru.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar digunakan untuk kebutuhan sekolah agar dapat meringankan beban keluarga penerima manfaat,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















