BLORA, Beritajateng.id – Bupati Arief Rohman memastikan Pemerintah Kabupaten Blora akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang dilakukan secara serentak pada tahun depan. Hal itu diungkapkan melalui keterangan pers, Sabtu sore, 11 Juli 2026.
“Insya Allah tahun 2027 mendatang akan dilaksanakan Pilkades Serentak di Kabupaten Blora,” ujarnya.
Pada konferensi itu, Bupati Arief juga memamerkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Blora saat ini yang mencapai 5,49 persen. Ia menuturkan Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Blora saat ini menjadi daerah dengan populasi sapi potong terbesar di Jawa Tengah.
Sementara itu, di sektor tanaman pangan, Blora menjadi penghasil jagung terbesar kedua serta masuk enam besar daerah penghasil padi di provinsi Jateng.
Tidak hanya ekonomi, pembangunan infrastruktur juga terus menunjukkan kemajuan. Kondisi jalan mantap di Kabupaten Blora kini telah mencapai sekitar 70 persen.
“Jalan Tunjungan-Japah sekarang sudah bagus dan mulus. Ini berkat dukungan pemerintah pusat melalui dana Inpres dan bantuan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Harapan kami sebelum masa jabatan berakhir, jalan di Kabupaten Blora bisa tuntas 100 persen,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Arief juga mengajak kepala desa, perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader PKK, Karang Taruna, RT/RW, hingga kader Posyandu untuk melanjutkan pendidikan melalui Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) Universitas Negeri Semarang (UNNES).
“Tahun ini program RPL dibuka lagi dengan kuota 230 mahasiswa. Ini kesempatan besar bagi para pegiat desa untuk meningkatkan kapasitas diri,” kata Arief.
Bupati juga menginformasikan, hingga kini hampir 1.000 warga Blora telah menempuh pendidikan tinggi melalui berbagai program kerja sama dengan UNNES.
Selain itu, menurutnya pembangunan fisik tidak akan berjalan optimal tanpa didukung kualitas SDM yang memadai. Karena itu, ia menegaskan pendidikan menjadi investasi jangka panjang yang terus didorong Pemerintah Kabupaten Blora.
“Kalau SDM maju, pelayanan publik di desa juga akan semakin baik. Ini yang terus kami dorong,” ujarnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















