BLORA, Beritajateng.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Tengah mencatat kebutuhan penerangan jalan umum (PJU) di dua ruas jalan provinsi wilayah Kabupaten Blora mencapai 876 titik. Saat ini kondisi kedua ruas tersebut masih minim penerangan.
Kepala Dishub Provinsi, Arief Djatmiko, membenarkan bahwa dua ruas jalan provinsi di Blora tidak ada PJU sehingga minim penerangan saat malam hari. Pihaknya mengaku akan terus mengupayakan pemasangan PJU di jalan provinsi yang dinilai rawan kecelakaan.
“Memang kalau dilihat jumlah lampu yang terpasang masih dirasa kurang,” kata Djatmiko, Kamis, 12 Februari 2026.
Kedua ruas jalan tersebut yakni jalur selatan Kabupaten Blora menuju Kabupaten Grobogan, tepatnya di ruas Wirosari-Sulursari-Singget yang hanya memiliki PJU sebanyak 69 unit.
Kemudian jalan provinsi di ruas Singget – Doplang – Cepu yang hanya terpasang PJU sebanyak 76 unit. Padahal panjang jalan provinsi tersebut mencapai 45,3 kilometer.
Kepala Balai Pengelola Sarpras Perhubungan (BPSPP) Wilayah II Pati, UPT Dishub Prov Jateng untuk wilayah Pati dan sekitarnya, Bangun Adi, mengungkap pengadaan untuk memenuhi kebutuhan 876 unit PJU di jalan provinsi wilayah Kabupaten Blora terkendala anggaran.
“Kebutuhan PJU pada ruas Doplang-Randublatung- Cepu mencapai 761 unit. Sisanya sebanyak 115 unit menjadi kebutuhan ruas Jalan Kunduran -Blora. Kita keterbatasan anggaran, jadi belum dapat maksimal. Setiap tahun ada usulan berdasarkan sistem informasi GIS,” jelasnya.
Ia menuturkan pemasangan PJU jalan provinsi di Kabupaten Blora terakhir dilakukan pada tahun 2021. Pemasangan itu dilakukan di ruas Jalan Doplang-Randublatung- Cepu sebanyak 30 unit.
Pihaknya mengaku selalu mengusulkan pemasangan PJU di ruas jalan provinsi yang ada di wilayah Pati dan sekitarnya. Namun usulan tersebut belum dapat disetujui karena harus berdasarkan skala prioritas.
“Ruas jalan di wilayah Pati dan sekitar belum masuk ke prioritas. Jadi belum ada penambahan secara signifikan,” katanya.
Ia mengatakan pada tahun anggaran 2025 seluruh ruas jalan provinsi di Jawa Tengah, hanya mendapatkan 402 unit. Dengan rincian 142 unit pada tahun anggaran 2025 murni, dan 260 unit pada tahun anggaran 2025 perubahan. Namun pemasangan PJU itu belum menyasar ruas jalan provinsi yang berada di Kabupaten Blora.
“Tahun ini kita hanya dapat 250 unit se-Jateng. Sementara kebutuhan masih sangat banyak,” ungkapnya.
Sebagai informasi tambahan, sebelumnya terjadi kecelakaan beruntun di ruas jalan provinsi Grobogan-Blora, tepatnya di Desa Karangtawang, Kecamatan Ngawen Blora.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Blora, Ipda Bayu Destya, mengungkap salah satu penyebab kecelakaan di area tersebut karena minimnya penerangan jalan. Sehingga pihaknya mengambil langkah koordinasi dengan Dinrumkimhub Blora.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















