BLORA, Beritajateng.id – Hasil sumur minyak di Desa Gandu, Kecamatan Bogorejo, mulai dikirim lagi ke Pertamina. Aktivitas sumur ini sempat terhenti akibat insiden ledakan pada 17 Agustus 2025 lalu yang menewaskan lima warga setempat.
Saat ini, pengelolaan sumur minyak rakyat tersebut berada di bawah naungan Mataram Connection Nusantara (MCN). Pengurus MCN, Roni Mai Yuda, menyebut pihaknya kini siap melakukan pengiriman minyak mentah resmi ke Pertamina.
Persiapan dilakukan bersama tim internal, Pertamina, hingga paguyuban desa. Menurutnya pengiriman kembali telah dinantikan oleh masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas sumur minyak.
“Sejauh ini persiapan sudah ada tim Pertamina yang siap menyambut dan dari tim paguyuban desa sendiri juga sudah siap,” ujar Roni, Senin, 25 Mei 2026.
Roni menjelaskan, saat ini MCN mengelola sumur minyak rakyat di 14 desa yang tersebar di 9 kecamatan. Khusus di Desa Gandu terdapat sekitar 112 titik sumur yang dikelola.
Sementara di Desa Soko, terdapat 202 titik yang telah menjalani proses verifikasi. Sedangkan desa lainnya masih menunggu hasil verifikasi dari pihak terkait.
Dalam pengiriman perdana ini, pihaknya membawa sampel minyak sebanyak 5.000 liter sebelum nantinya dikirim ke Pertamina. Menurutnya, kualitas minyak menjadi perhatian utama karena terdapat standar kadar air maksimal 0,5 persen.
“Sebelum dikirim kita memastikan minyak bersih dan layak ke Pertamina karena batasan kadar airnya hanya 0,5 persen,” katanya.
Jika kadar air melebihi ketentuan, pihaknya melakukan treatment khusus melalui dua tahap penyaringan agar sesuai standar yang ditentukan.
“Kalau tiap hari ada hasil, akan kita kirim ke Pertamina,” tambahnya.
Untuk mendukung operasional, Roni mengungkap MCN menyiapkan empat unit armada pengangkut. Armada tersebut saat ini masih menjalani proses pengecekan dan uji kelayakan sehingga proses pengangkutan masih dibantu pihak Pertamina.
Ketua Paguyuban sekaligus perangkat Desa Gandu, Agus Rumanto, mengaku bersyukur karena pengiriman minyak resmi ke Pertamina akhirnya dapat terealisasi lagi.
“Selama ini (pengiriman ke Pertamina) memang kita tunggu-tunggu,” ucapnya.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat. Saat ini, sekitar 100 warga Desa Gandu terlibat sebagai pekerja dalam pengelolaan sumur minyak rakyat.
“Harapannya kesejahteraan masyarakat bisa lebih meningkat lagi,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















