DEMAK, Beritajateng.id – Bupati Eisti’anah mengungkap arah pembangunan Kabupaten Demak pada 2027 fokus pada penguatan sektor unggulan daerah. Kebijakan ini menjadi strategi utama sebab sektor unggulan merupakan tulang punggung ekonomi daerah.
Hal tersebut ia sampaikan dalam kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Pendopo Demak, Selasa, 31 Maret 2026.
Menurut Eisti’anah tema pembangunan Demak 2027 yakni Menguatkan Sektor Unggulan Daerah sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi selaras dengan tema pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2027 yaitu Mengembangkan Pariwisata Berkelanjutan dan Ekonomi Syariah sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi.
Ia berharap keselarasan itu mampu memperkuat dukungan program provinsi terhadap Kabupaten Demak, terutama dalam mengoptimalkan potensi wisata religi.
“Kami harap prioritas pembangunan Provinsi Jawa Tengah dapat semakin menyentuh Kabupaten Demak, mengingat potensi besar yang dimiliki daerah kita. Khususnya pada sektor wisata religi seperti Masjid Agung Demak dan Makam Sunan Kalijaga yang telah menjadi destinasi unggulan,” ujarnya.
Ia menambahkan, capaian sektor pariwisata Demak menunjukkan tren positif. Pada momentum libur Natal dan Tahun Baru 2026, Kabupaten Demak berhasil menjadi destinasi wisata nomor dua di Jawa Tengah.
Lebih lanjut, Eisti’anah menekankan bahwa penyusunan perencanaan pembangunan tahun 2027 tidak hanya berfokus pada sektor unggulan, tetapi juga harus memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan mendukung kebijakan nasional.
Ia juga mengakui banyaknya program yang bersifat mandatory dari pemerintah pusat berdampak pada keterbatasan ruang fiskal daerah. Oleh karena itu, Eisti’anah menegaskan pengelolaan anggaran harus dilakukan secara tepat guna dan tepat sasaran.
“Dalam kondisi keterbatasan fiskal ini, kami berharap setiap rupiah anggaran yang kita kelola benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Dalam forum Musrenbang tersebut, Pemkab Demak akan mencermati seluruh usulan masyarakat yang dihimpun melalui berbagai mekanisme, seperti Forum Konsultasi Publik, Musrenbang, Forum Lintas Perangkat Daerah, serta pokok-pokok pikiran DPRD.
Eisti’anah pun menekankan pentingnya sinergi antara eksekutif dan legislatif sebagai satu kesatuan dalam membangun daerah. Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk aktif berpartisipasi dalam proses pembangunan.
“Kami berharap seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif, responsif, dan terbuka dalam menerima serta menindaklanjuti berbagai masukan dan ide-ide dari masyarakat,” tandasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















