KAB.SEMARANG, Beritajateng.id – Replika kasur dari rangakian 3.850 tahu berhasil memecahkan rekor baru Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Tahu dengan ukuran 200×24 cm ini ditata rapi di atas dipan kasur yang terbuat dari kayu.
Usai resmi tercatat dalam rekor MURI, ribuan tahu itu dibagikan secara gratis kepada masyarakat umum yang hadir, para pelari trail run yang memadati lokasi acara, serta pelaku UMKM lainnya sebagai hidangan penyegar dan penambah energi.
Kegiatan ini dihadiri Bupati Semarang Ngesti Nugraha. Ia pun menyampaikan apresiasi atas inisiatif luar biasa tersebut. Menurutnya hal itu mampu menggerakan roda perekonomian baik di sektor UMKM dan Hospitality.
“Rekor MURI ini bukan sekadar pencapaian prestasi belaka, melainkan sebuah momentum besar untuk mempromosikan potensi kuliner lokal Kabupaten Semarang agar semakin dikenal di kancah nasional,” ungkapnya.
Ia mengungkap kegiatan yang digelar untuk memperingati HUT ke-10 hotel tersebut juga dipadukan dengan Pasar Rakyat Wujil Day 2026. Kegiatan ini melibatkan 33 UMKM di wilayah Kabupaten Semarang.
“Perpaduan dua sektor di UMKM dan Hospitality ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan kedua sektor itu, dan menjadi contoh bagi hotel-hotel lainnya di Kabupaten Semarang,” harap Ngesti Nugraha.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ngesti mengungkap The Wujil menjadi salah satu penyumbang pajak daerah terbesar di Kabupaten Semarang. Ia menyebut angkanya mencapai sekitar Rp4,3 miliar di tahun 2025 lalu.
“Di tahun ini mereka juga stabil, saya berharap omset dan okupansinya terus meningkat, sehingga bisnis hospitality di Kabupaten Semarang akan semakin menggeliat,” terang dia.
General Manager (GM) The Wujil Resort & Conventions, Ahmad Solela, menurtkan capaian rekor MURI untuk replika tahu tersebut merupakan bentuk komitmen pihak pengelola untuk terus berinovasi serta mengangkat kearifan lokal.
“Kolaborasi bersama pelaku UMKM seperti JJ Oemah Tahu membuktikan bahan makanan tradisional dapat dikemas menjadi karya seni yang menguji kreativitas,” jelasnya.
Sementara itu, Edgina Juventya Wirajaya, Owner JJ Oemah Tahu mengaku sangat bahagia atas pencapaian penghargaan tingkat nasional ini.
“Kami sangat bangga dan tidak menyangka karya kolaborasi berbasis 3.850 tahu ini mampu meraih rekor MURI. Semoga pencapaian ini makin melambungkan nama produk tahu khas daerah Kabupaten Semarang sekaligus menginspirasi para pelaku usaha kuliner lainnya untuk terus berkarya tanpa batas,” kata Edgina.
Jurnalis: Hesty Imaniar/Lingkar Network
Editor: Utia Lil















