KUDUS, Beritajateng.id – Bupati Sam’ani Intakoris menekankan bahwa aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus mempunyai tanggungjawab untuk ikut serta memajukan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di daerahnya masing-masing. Ia berharap dengan masuknya ASN sebagai anggota mampu memperkuat pengembangan koperasi di setiap wilayah desa maupun kelurahan.
“Karena jadi anggota kan wajib memajukan koperasinya di wilayah masing-masing,” ujarnya saat mengikuti peluncuran Koperasi Merah Putih bersama Presiden secara daring, sekaligus melakukan pengecekan kesiapan Kopdes Merah Putih Getas Pejaten, pada Sabtu, 16 Mei 2026.
Menurut Sam’ani, peluncuran Koperasi Merah Putih tidak boleh membuat seluruh pihak merasa cepat puas. Sebaliknya, ia meminta momentum ini harus menjadi pemacu semangat untuk mempercepat pengembangan koperasi agar benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat.
Sam’ani meminta seluruh unsur pemerintah dan pemangku kepentingan ikut terlibat, mulai dari Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), camat, kepala desa, hingga aparat kewilayahan seperti Babinsa serta RT/RW.
“Baik itu Forkopimda, dibantu pak camat, pak kades, Babinsa, RT, RW, untuk operasional Kopdes Merah Putih ini bermanfaat untuk masyarakat,” katanya.
Menanggapi kekhawatiran sebagian masyarakat terkait keberadaan Koperasi Merah Putih, Sam’ani menegaskan koperasi ini hadir untuk merangkul berbagai pelaku usaha lokal. Ia menyebut koperasi itu didorong menjadi ruang kolaborasi bersama pelaku UMKM, pedagang kaki lima (PKL), hingga usaha kecil lainnya.
“Sehingga terjadi kolaborasi antara Kopdes Merah Putih dengan UMKM, PKL-PKL di sekitar kita,” imbuhnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0722/Kudus, Yuusufa Allan Andriasie, menilai keberhasilan Koperasi Merah Putih membutuhkan kerja sama seluruh pihak agar koperasi dapat berjalan optimal dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Itu berkolaborasi untuk mengoperasionalkan Kopdes Merah Putih sehingga bisa berdampak besar bagi kesejahteraan masyarakat,” tuturnya.
Ia menjelaskan, hingga kini sebanyak 57 Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kudus telah selesai dibangun. Selain itu, dukungan sarana operasional juga mulai disiapkan, di antaranya 11 truk bantuan operasional, pemasangan pendingin ruangan (AC) di 20 titik koperasi, serta pemasangan rak di 10 koperasi.
Untuk kebutuhan fasilitas lainnya, menurutnya akan dipenuhi secara bertahap. Pemerintah menargetkan seluruh pembangunan Koperasi Merah Putih di Kabupaten Kudus rampung sebelum Agustus 2026.
“Untuk seratus persen, sebelum bulan Agustus semuanya sudah selesai,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















