KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus melalui Dinas Perhubungan (Dishub) akan memasang dua Area Traffic Control System (ATCS) pada 2026 di pusat kota.
Dua titik strategis yang akan dipasang sistem lampu lalu lintas pintar itu yakni Alun-Alun Simpang Tujuh dan Perempatan Jember. Lokasi ini dinilai prioritas karena kerap mengalami kepadatan kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kudus, Mundir, mengungkap proyek ini masih berada dalam tahap perencanaan teknis. Meski begitu pihaknya telah menyiapkan anggaran sekitar Rp3,6 miliar dari APBD.
“Pengadaan baru satu unit sekitar Rp1,8 miliar, jadi totalnya Rp3,6 miliar dari APBD,” jelas Mundir saat ditemui di Pendopo Kabupaten Kudus baru-baru ini.
Ia menyebut, teknologi yang akan dipasang nantinya mengadopsi sistem serupa dengan ATCS di depan Gedung DPRD Kudus.
“Tidak dilengkapi pengeras suara, sistemnya nanti bisa mengatur arus kendaraan secara otomatis, khususnya pada jalur menuju Demak, dengan menyesuaikan durasi lampu hijau berdasarkan tingkat kepadatan lalu lintas secara real time.” imbuhnya.
Mundir menambahkan, kemampuan sistem ATCS dalam membaca antrean kendaraan menjadi kunci untuk mengurai kemacetan.
Ketika terjadi penumpukan di satu arah, durasi lampu hijau akan diperpanjang secara otomatis sehingga arus kendaraan lebih cepat terlepas.
“Seperti di Perempatan Jember pada jam-jam sibuk, nanti sinyalnya bisa mengatur sendiri ketika antrean panjang. Timernya menyesuaikan otomatis, seperti yang di depan DPRD,” terangnya.
Dari sisi pelaksanaan, Dishub optimistis pemasangan perangkat ATSC tidak akan berlangsung lama setelah tahap perencanaan dan pengadaan rampung.
Seluruh peralatan yang digunakan dipastikan telah tersertifikasi dan memenuhi standar kualitas.
“Kalau pemasangannya relatif cepat karena perencanaannya matang dan perangkat yang dipilih berkualitas,” katanya.
Saat ini proyek tersebut belum memasuki tahap lelang. Dishub menargetkan proses pengadaan hingga pemasangan fisik dapat dimulai pada pertengahan 2026, seiring rampungnya penyusunan dokumen teknis dan penganggaran.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















