KUDUS, Beritajateng.id – Progres pembangunan Gedung Perpustakaan Daerah (Perpusda) dan Arsip Daerah Kabupaten Kudus hampir rampung dan mencapai 98 persen. Gedung yang dibangun menggunakan APBN sebesar Rp8,4 miliar ini ditarget beroperasi pada awal 2026.
Bupati Sam’ani Intakoris meninjau langsung pembangunan Perpusda di kawasan Balai Jagong, Wergu Wetan itu pada Minggu, 14 Desember 2025. Dalam peninjauan itu, ia menegaskan pengerjaan fisik tinggal penyelesaian tahap akhir.
Ia meminta Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) untuk segera merampungkan gedung tersebut agar dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai pusat literasi tahun depan.
“Targetnya akhir Desember ini selesai. Harapannya awal Januari sudah bisa mulai operasional secara bertahap. Gedung ini bukan hanya tempat membaca, tapi ruang publik literasi yang nyaman dan representatif,” ujar Sam’ani.
Sam’ani menambahkan, Gedung Perpusda dirancang dengan konsep modern dan ramah anak.
“Selain fasilitas terbuka, Gedung Perpusda ini dilengkapi taman baca dan area publik terbuka,” katanya.
Selain itu, ia mengungkap pagar gedung juga dibuat ikonik dengan mengadopsi desain Menara Kudus sebagai ciri khas budaya lokal.
Sebelumnya, Ketua Komisi A DPRD Kudus, Muhammad Antono, melakukan inspeksi mendadak baru-baru ini. Dalam inspeksi itu, ia menekankan percepatan penyelesaian proyek tersebut.
Ia menyebut pembangunan Perpusda harus benar-benar selesai sesuai target yakni 20 Desember 2025.
“Progresnya sudah sekitar 97 persen. Kami minta kontraktor benar-benar memaksimalkan penyelesaian finishing, bahkan dengan lembur jika perlu. Targetnya tanggal 20 Desember harus selesai,” tegas Antono.
Antono juga mendorong Pemkab Kudus untuk melengkapi sarana dan prasarana pendukung yang belum terakomodasi akibat keterbatasan anggaran.
Menurut dia, pada tahun 2026 DPRD siap mendorong penambahan anggaran agar Perpusda Kudus benar-benar menjadi perpustakaan terbesar dan terbaik di wilayah Karesidenan Pati.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















