KUDUS, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus menjadwalkan relokasi pedagang sayur malam Pasar Bitingan ke Pasar Saerah dimulai pada Kamis, 8 Januari 2026 pukul 20.00 WIB.
Bupati Sam’ani Intakoris pun melakukan pengecekan ke Pasar Saerah, Rabu, 7 Januari 2026. Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana pasar siap digunakan sebelum pedagang mulai menempati lokasi baru tersebut.
“Pasar Saerah kami siapkan agar pedagang bisa berjualan dengan lebih nyaman. Fasilitasnya lebih baik dan biaya sewanya lebih ringan, sehingga diharapkan dapat mendukung keberlangsungan usaha para pedagang,” katanya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus Djati Sholechah menjelaskan bahwa Pasar Saerah memiliki daya tampung yang mencukupi untuk merelokasi pedagang dari Pasar Bitingan.
“Kapasitas Pasar Saerah terdiri dari 108 kios dan 437 los, sehingga total tersedia 545 tempat. Untuk ukuran, los berukuran 2 x 2 meter, sedangkan kios berukuran 3 x 3 meter,” jelas Djati.
Djati menambahkan, hingga saat ini pedagang yang telah diverifikasi dan mengambil nomor untuk menempati los sebanyak 303 pedagang dan kios sebanyak 102 pedagang. Sehingga total ada 405 pedagang yang siap menempati Pasar Saerah.
Sejumlah Pedagang Pasar Bitingan Kudus Menolak Relokasi ke Pasar Saerah
Salah satu pedagang angkringan Pasar Bitingan, Juliani, yang telah berjualan selama kurang lebih 20 tahun, menyambut baik relokasi tersebut. Ia menilai Pasar Saerah lebih bersih dan tertata dibandingkan lokasi sebelumnya.
“Saya senang pindah ke Pasar Saerah. Tempatnya lebih rapi dan bersih. Semoga di tempat baru ini membawa rezeki bagi para pedagang,” katanya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















