PEKALONGAN, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat untuk memanfaatkan program pembiayaan rumah bersubsidi.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar, saat menghadiri Bank Jateng Kajen Expo 2026 yang digelar di halaman Bank Jateng Cabang Kajen, Senin, 2 Maret 2026.
Yulian mengapresiasi penyelenggaraan expo tersebut karena dinilai mampu memberikan akses informasi yang luas kepada masyarakat terkait berbagai layanan perbankan, termasuk pembiayaan perumahan.
“Kami tentu mengapresiasi kegiatan Bank Jateng Kajen Expo 2026 ini. Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya menghadirkan promosi produk perbankan, tetapi juga membuka akses informasi bagi masyarakat terkait perumahan, kendaraan, serta berbagai layanan perbankan,” ujar Yulian.
Ia menilai kegiatan semacam ini penting untuk terus disosialisasikan secara luas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Kegiatan ini perlu terus disosialisasikan secara luas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, baik ASN maupun non-ASN. Kita tahu masih banyak masyarakat yang belum memiliki hunian, sehingga kegiatan seperti ini dapat menjadi solusi dengan memberikan informasi mengenai fasilitas pembiayaan perumahan,” katanya.
Menurutnya, momentum menjelang Ramadan juga menjadi waktu yang tepat untuk memperkenalkan program tersebut, terutama bagi ASN yang baru memulai karier.
“Momentum menjelang Ramadan menurut kami sangat tepat. Biasanya ASN baru menerima gaji maupun Tunjangan Hari Raya (THR), sehingga ini bisa menjadi kesempatan bagi mereka untuk mulai merencanakan kebutuhan primer seperti rumah, terutama bagi pegawai yang baru memulai karir,” jelasnya.
Yulian menambahkan, agar program tersebut benar-benar dimanfaatkan masyarakat, penyebarluasan informasi harus dilakukan secara masif.
“Yang terpenting adalah penyebarluasan informasi secara masif. Masyarakat perlu mengetahui bahwa persyaratan pengajuan pembiayaan kini semakin mudah, termasuk untuk rumah bersubsidi dengan uang muka yang ringan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Bank Jateng Cabang Kajen, Teguh Sri Prabowo, menjelaskan bahwa kegiatan expo ini merupakan upaya untuk mendukung program pemerintah dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat.
“Melalui expo ini, kami ingin mendukung program pemerintah, khususnya dalam penyediaan hunian layak bagi masyarakat. Selain itu, kami juga ingin memberikan informasi mengenai berbagai produk dan layanan perbankan yang dimiliki Bank Jateng,” kata Teguh.
Ia menegaskan bahwa program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ditawarkan tidak hanya diperuntukkan bagi ASN maupun PPPK, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum.
“Program KPR ini tidak hanya untuk ASN maupun PPPK, tetapi juga terbuka bagi masyarakat umum yang memiliki usaha atau penghasilan tetap, termasuk pekerja non formal,” ujarnya.
Menurut Teguh, melalui fasilitas Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), masyarakat dapat memperoleh rumah bersubsidi dengan uang muka yang sangat ringan.
“Melalui fasilitas FLPP, masyarakat bisa mendapatkan subsidi dari pemerintah dengan uang muka hanya sekitar satu persen. Program ini sangat diminati, terutama oleh masyarakat berpenghasilan rendah,” jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa berdasarkan data Bank Jateng, masih terdapat sekitar 300 ASN di Kabupaten Pekalongan yang belum memiliki rumah.
“Berdasarkan data yang kami miliki, masih ada sekitar 300 ASN di Kabupaten Pekalongan yang belum memiliki hunian. Karena itu, kami mendorong ASN, PPPK, maupun masyarakat umum untuk memanfaatkan fasilitas pembiayaan yang tersedia di Bank Jateng Cabang Kajen maupun kantor cabang pembantu,” ungkap Teguh.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















