PEKALONGAN, Beritajateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mendorong agar pelaksanaan Mini Expo Bank Jateng ke depan tidak lagi terpusat di halaman kantor bank, melainkan dipindahkan ke ruang publik guna menggerakkan perekonomian sekitar.
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, M. Yulian Akbar, saat membuka Mini Expo Bank Jateng di halaman Kantor Bank Jateng Cabang Kajen, Senin, 13 April 2026. Kegiatan tersebut diikuti berbagai pihak, mulai dari developer perumahan, dealer kendaraan, hingga instansi terkait dan nasabah.
Menurut Akbar, kegiatan expo memiliki nilai positif dalam mendorong aktivitas ekonomi. Namun, ia menilai lokasi penyelenggaraan perlu dievaluasi agar manfaatnya tidak hanya dirasakan internal perbankan, tetapi juga pelaku usaha di sekitar.
Ia menambahkan, pemindahan lokasi berpotensi menciptakan pusat keramaian baru yang mampu menggerakkan sektor informal, seperti pedagang kaki lima, sekaligus membuka peluang kegiatan pendukung seperti senam bersama dan hiburan musik.
“Jika ke depan ada Mini Expo lagi, saya minta tidak dilaksanakan di Bank Jateng. Kalau ada lagi, coba digeser di Boulevard dan dievaluasi. Agar Boulevard ramai dan Kajen hidup dengan berbagai kegiatan, baik siang maupun sore hari. Apalagi nanti juga bisa mengundang kegiatan senam dan musik, tentu akan semakin meriah,” ujarnya.
Selain itu, Akbar juga mendorong Bank Jateng untuk memperluas segmentasi pasar, tidak hanya menyasar aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga masyarakat umum, termasuk pelaku UMKM. Ia menilai promosi produk perbankan perlu dilakukan lebih masif dan variatif.
“Hari ini, expo yang digelar fokus pada sektor kendaraan bermotor dan perumahan. Selanjutnya bisa dikembangkan lagi, misalnya KUR, perumahan, dan kendaraan. Untuk kendaraan, pemerintah saat ini juga sedang menggencarkan penggunaan kendaraan listrik. Sementara di sektor perumahan, ada program rumah bersubsidi yang terus didorong. Jadi semuanya saling terhubung,” tegasnya.
Akbar juga berharap Bank Jateng dapat terus meningkatkan sinergi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Saya berharap ke depan Bank Jateng dapat semakin meningkatkan sinergi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Bagaimanapun, Bank Jateng merupakan bagian dari kepemilikan bersama. Oleh karena itu, perannya sangat strategis dalam mendorong pertumbuhan perekonomian di daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Pimpinan Bank Jateng Cabang Kajen, Teguh Sri Prabowo, menjelaskan kegiatan ini dilaksanakan serentak di 36 cabang Bank Jateng di Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Jakarta, sebagai upaya memperluas pasar dan mengenalkan layanan kepada masyarakat.
“Harapan manajemen dengan diadakannya Expo ini adalah kita akan semakin memperluas market, memperluas market pasar Bank Jateng agar masyarakat luas tahu bahwa Bank Jateng ini tidak hanya banknya ASN atau PNS, tetapi juga untuk masyarakat Jawa Tengah semuanya,” kata Teguh.
Menurutnya, expo ini juga selaras dengan program nasional pembangunan tiga juta rumah yang berdampak pada sektor riil dan penciptaan lapangan kerja.
“Produk pembiayaan kendaraan yang ditawarkan juga kami harapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah melalui pajak opsen,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















