PEKALONGAN, Beritajateng.id – Volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Degayu mengalami penurunan menjadi 70 ton per hari, dari sebelumnya 100 ton per hari.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pekalongan, Joko Purnomo mengatakan, penurunan ini tidak lepas dari aktivitas pengangkutan dan pengelolaan sampah yang berjalan tanpa henti setiap hari.
“Teman-teman di bagian sampah itu tidak mengenal hari hujan, kering, atau libur. Dalam setahun, 365 hari mereka tetap bekerja. Tidak ada liburnya, kecuali kalau ada yang izin dan digantikan oleh petugas lain,” jelas joko, belum lama ini.
Menurut Joko, meskipun terjadi penurunan volume sampah, persoalan pembuangan sampah liar masih menjadi tantangan. Beberapa warga masih belum sadar untuk membuang sampah di tempat yang semestinya.
“Masih ada sebagian masyarakat yang membuang sampah secara liar, dan itu sifatnya sementara. Kita terus berupaya melakukan edukasi,” ujarnya.
DLH bersama Satpol PP, Polres, dan Kodim Pekalongan, kata dia, kini bersinergi melakukan pengawasan di lapangan.
Selain pengawasan, pihaknya mengambil langkah bersifat persuasif dengan memberikan edukasi dan pembinaan kepada warga yang kedapatan membuang sampah sembarangan.
“Untuk sementara belum ada tindakan tegas, hanya edukasi. Warga yang ketahuan membuang sampah liar diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi lagi. Data pelanggaran itu kita serahkan ke kelurahan supaya ikut membina warganya,” terang Joko.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















