KUDUS, Beritajateng.id – Bantuan untuk revitalisasi 24 sekolah di Kabupaten Kudus mulai dicairkan. Besaran bantuan dari pemerintah pusat itu bervariasi mulai dari Rp200 juta hingga Rp1,5 miliar per sekolah.
Adapun sekolah yang menerima bantuan ini terdiri dari 19 Sekolah Dasar (SD), tiga Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan dua Taman Kanak-Kanak (TK) yang tersebar di berbagai wilayah di Kudus.
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus Harjuna Widada melalui Sekretaris Disdikpora Kudus Anggun Nugroho mengatakan, bantuan revitalisasi tersebut berasal dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.
“Nominal bantuannya bervariasi, mulai dari Rp200 juta hingga Rp1,5 miliar untuk setiap sekolah,” ujarnya, Kamis, 18 Juni 2026.
Anggun menjelaskan, mekanisme penyaluran bantuan revitalisasi berbeda dengan Dana Alokasi Khusus (DAK). Dana bantuan disalurkan langsung oleh Kemendikdasmen ke rekening sekolah penerima tanpa melalui pemerintah daerah.
“Kalau mekanismenya memang langsung dari Kemendikdasmen ke rekening sekolah,” katanya.
Menurutnya, saat ini pelaksanaan program telah memasuki tahap verifikasi dan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Sejumlah sekolah bahkan telah menerima pencairan dana tahap pertama sebesar 70 persen dan mulai melaksanakan pembangunan maupun rehabilitasi sarana dan prasarana pendidikan.
“Beberapa sekolah sudah menerima pencairan tahap pertama dan mulai melaksanakan pekerjaan revitalisasi,” terangnya.
Anggun menyebut program revitalisasi merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan sehingga dapat mendukung proses belajar mengajar yang lebih nyaman dan aman bagi peserta didik.
Pada tahun sebelumnya, yakni 2025, program revitalisasi diberikan kepada 27 satuan pendidikan yang terdiri atas tiga TK, 13 SD, dan 11 SMP. Sementara pada tahun 2026 jumlah penerima bantuan tercatat sebanyak 24 satuan pendidikan.
Meski jumlah penerima tahun ini lebih sedikit dibanding tahun sebelumnya, peluang penambahan sekolah penerima masih terbuka. Kemendikdasmen disebut masih melakukan proses evaluasi dan memungkinkan adanya tambahan sekolah yang mendapatkan bantuan revitalisasi pada akhir Juli mendatang.
“Masih ada kemungkinan akhir Juli nanti akan ada tambahan sekolah penerima revitalisasi,” jelasnya.
Adapun sekolah penerima program revitalisasi tahun 2026 meliputi SD 1 Loram Kulon, SD 5 Kedungsari, SD 2 Ngembal Kulon, SD 4 Jekulo, SD 1 Loram Wetan, SD 2 Panjunan, SD 1 Kaliputu, SD 1 Kuwukan.
Kemudian SD 1 Getassrabi, SD 5 Honggosoco, SD 4 Undaan Kidul, SD Berugenjang, SD Krandon, SD 5 Gondangmanis, SD Nganguk, SD 4 Getassrabi, SD 3 Karangmalang, SD 7 Getassrabi, dan SDIT Kharisma.
Sementara untuk jenjang SMP, penerima bantuan yakni SMP 2 Gebog, SMP 3 Dawe, dan SMP Hasyim Asy’ari. Sedangkan jenjang TK meliputi TK PG Rendeng dan TK Negeri Pembina Kecamatan Jati.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















