Sabtu, Oktober 17, 2026
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Lingkar Network
    • Lingkar Jateng
    • Kabar Hari Ini
    • Lingkar.news
beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
  • Home
  • Hot News
  • Politik
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • artikel
  • Box Redaksi
No Result
View All Result
Beritajateng.id
No Result
View All Result
Home Berita

Beralih ke Sistem Pertanian Organik, Poktan Candirejo Semarang Panen 10 Ton Padi Sehat Per Hektar

Utia Afidah by Utia Afidah
21 Oktober 2024
in Berita
Beralih ke Sistem Pertanian Organik, Poktan Candirejo Semarang Panen 10 Ton Padi Sehat Per Hektar

Lahan persawahan padi sehat di Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang mulai memasuki masa tanam keenam, Minggu (20/10). (Hesty Imaniar/Beritajateng.id)

811
VIEWS
WhatsAppShare on FacebookShare on Twitter

KAB.SEMARANG, Beritajateng.id – Kelompok Tani (Poktan) Candirejo Desa Candirejo, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang beralih ke sistem pertanian organik dari sistem pertanian anorganik. Hal itu bertujuan untuk memproduksi padi sehat dan meningkatkan produktivitas padi.

Ketua Poktan Candirejo Tuntang, Ismail Saleh menyampaikan bahwa sistem pertanian di Desa Candirejo menggunakan pupuk organik. Meski penggunaannya belum maksimal, proses peralihan ke sistem pertanian organik terus digencarkan.

Ia mengungkap bahwa pertanian organik tersebut telah dilakukan selama lima kali tanam dan masuk masa tanam keenam pada akhir 2024.

“Artinya, sistem ini sudah kami jalankan selama tiga tahun ini, dimana setiap tahunnya kami bisa mendapat dua kali panen,” ungkap Ismail pada Minggu, 20 Oktober 2024.

Ismail mengungkap bahwa sejak beralihnya sistem pertanian anorganik ke sistem organik, para petani mampu memanen 10 ton per hektar. Saat ini, kurang lebih sekitar 10 hektar lahan persawahan di Desa Candirejo telah menggunakan konsep tersebut.

“Dan sisanya, ada sekitar 30 Ha lainnya itu baru masuk ke sistem pertanian semi organik, artinya masih menggunakan pupuk organik dan pupuk kimia dalam mengelola lahan persawahan mereka. Nantinya, ketika tanahnya sudah bagus, sudah terbiasa menggunakan pupuk organik atau kandang ini, barulah kami akan sepenuhnya meninggalkan pupuk kimia ini,” tegasnya.

Ismail menjelaskan bahwa selain panen melimpah, tata kelola dalam menggunakan sistem tersebut dinilai lebih mudah.

“Tata kelola gampang, panen melimpah, berasnya juga termasuk beras atau padi sehat dan baik dikonsumsi setiap harinya, tapi kalau bicara harga jual ini memang kami jual dengan harga umum dipasaran saja dulu, belum dijual harga khusus atau tinggi ya. Karena bagi kami, ketika produksi panen melimpah ini sudah cukup buat petani kita sejahtera,” katanya.

Ismail berharap, pada 2025 Poktan Candirejo dapat memanen sebanyak tiga kali untuk meningkatkan daya juang agar mencapai kesejahteraan. (Lingkar Network | Hesty Imaniar – Beritajateng.id)

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Beritajateng.id
Tags: Berita Kabupaten SemarangBerita Kabupaten Semarang TerkiniPoktan CandirejoSistem Pertanian Organik
Utia Afidah

Utia Afidah

Berita Terkait

Kabupaten Semarang untuk ke-14 Kalinya Raih Predikat Tertinggi WTP

Kabupaten Semarang untuk ke-14 Kalinya Raih Predikat Tertinggi WTP

by Sekar Sari
10 Juni 2025
0

KABUPATEN SEMARANG, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk ke-14 kali selama berturut-turut mendapatkan predikat tertinggi dalam penilaian Badan Pemeriksaan...

Awal Puasa, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Bandarjo Ungaran Naik Signifikan

Awal Puasa, Harga Sejumlah Bahan Pokok di Pasar Bandarjo Ungaran Naik Signifikan

by Utia Afidah
2 Maret 2025
0

KAB.SEMARANG, Beritajateng.id - Sejumlah harga bahan pokok masyarakat (bapokmas) di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang ini mengalami kenaikan signifikan di...

Menteri ATR/BPN Serahkan 965 Sertifikat Konsolidasi Tanah di Jateng

Menteri ATR/BPN Serahkan 965 Sertifikat Konsolidasi Tanah di Jateng

by Utia Afidah
2 Maret 2025
0

KAB.SEMARANG, Beritajateng.id - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid menyerahkan 965 sertifikat kepada warga di...

Terkena Efisiensi Anggaran, Pemkab Semarang Akan Ganti Lampu ke LED

Terkena Efisiensi Anggaran, Pemkab Semarang Akan Ganti Lampu ke LED

by Utia Afidah
16 Februari 2025
0

KAB.SEMARANG, Beritajateng.id – Efisiensi anggaran yang tercantum dalam Inpres Nomor 1 Tahun 2025 berdampak pada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. Diantara...

BERITA UTAMA

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar
Kendal

Kirim 396 Atlet ke Porprov Jateng, Bupati Kendal: Target Lima Besar

by Utia Afidah
16 Oktober 2026
0

KENDAL, Beritajateng.id - Pemerintah Kabupaten Kendal mengirim total 396 atlet untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga di Pekan Olahraga Provinsi...

Read moreDetails
Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

Tanggapi Kabar Bupati Klaten Kena OTT KPK, Gubernur Luthfi: Kami Sudah Sering Ingatkan

15 Oktober 2026
RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

RSU Permata Punya Gedung Baru 4 Lantai, Bupati Blora Harap Tingkatkan Kualitas Layanan

15 Oktober 2026
Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

Batang Siapkan Rp1 M untuk Atlet Porprov Jateng, Peraih Emas Bakal Dihadiahi Rp45 Juta

14 Oktober 2026
Bupati Harno Targetkan MRI Bakal Tersedia di RSUD Rembang 2027 Nanti

PPPK Digaji Pusat Tahun Depan, Bupati Rembang Harap Tak Disertai Pemangkasan TKD

13 Oktober 2026

Post Terpopuler

  • TPP Diduga Mengalir ke Rekening Non-ASN, Bupati Rembang Minta Diusut Tuntas

    3 ASN BKD Rembang Diperiksa Polda Jateng Terkait Dugaan Pelanggaran JPTP

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Hujan Deras, Jalan Nasional Blora-Cepu Terendam Banjir 30 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Proyek Jembatan Rp1,8 Miliar di Pati Ambrol Sebelum Diresmikan, Ini Penyebabnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sempat Surut, Banjir di Kaligawe Semarang Kembali Tinggi Hingga 90 Cm

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pantura Pati-Rembang Direndam Banjir, Arus Lalu Lintas Macet

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Mungkin anda suka

Gratis! Program Valet Ride dari Brebes ke Semarang Akan Angkut 1.800 Motor Pemudik

Gratis! Program Valet Ride dari Brebes ke Semarang Akan Angkut 1.800 Motor Pemudik

16 Maret 2025
Dinilai Tak Relevan, DPRD Pati Dorong Perda 8/2023 Tentang Pariwisata Diselaraskan

Dinilai Tak Relevan, DPRD Pati Dorong Perda 8/2023 Tentang Pariwisata Diselaraskan

24 Februari 2026
Ketum JMSI Teguh Santosa Apresiasi Komitmen Polri Lindungi Wartawan

Ketum JMSI Teguh Santosa Apresiasi Komitmen Polri Lindungi Wartawan

27 Agustus 2025
Makan Bergizi Gratis di Grobogan Mulai Sasar Bumil, Busui, dan Balita

Makan Bergizi Gratis di Grobogan Mulai Sasar Bumil, Busui, dan Balita

16 Juli 2025
Bus Ugal-ugalan Hantam Pikap di Jalan Lingkar Pati, Satu Orang Tewas di Tempat

Bus Ugal-ugalan Hantam Pikap di Jalan Lingkar Pati, Satu Orang Tewas di Tempat

20 Agustus 2024
Load More
BeritaJateng.id

Adalah Media Online Yang menayangkan berita terbaru di jawa tengah, berita yang kami tayangkan padat dan terpercaya, meliputi info semarangan, info pantura, info solo raya, info kedu, info pekalongan dan info banyumasan hari ini

  • Home
  • Pedoman Media Siber
  • Kebijakan Privasi
  • Box Redaksi
  • Disclaimer
  • Lingkar Network
  • Developer

© 2021 Beritajateng.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Politik
  • Ekonomi
  • Opini
  • artikel
  • Box Redaksi

© 2021 Beritajateng.id