JEPARA, Beritajateng.id – Krisis air bersih menimpa warga di Desa Bategede, Kecamatan Nalumsari sejak pertengahan September 2025. Kondisi ini terjadi akibat mengecilnya debit air pada sumur bor bantuan pemerintah yang dibangun pada 2024 lalu.
Plt Kepala BPBD Jepara, Arwin Noor Isdianto, melalui Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Bagus Ari Budi Wibowo, menyampaikan bahwa wilayah terdampak berada di Dukuh Sentul meliputi RT 01, RT 02, dan RT 08 RW 02.
“RT 01 RW 02 sebanyak 50 KK, RT 02 RW 02 sebanyak 52 KK, RT 08 RW 02 sebanyak 55 KK, total terdapat 157 KK terdampak, dengan 138 KK pengguna SPAM,” katanya.
Bowo menjelaskan, warga mulai mengalami krisis air bersih karena sumber air sumur bor tidak lagi mencukupi kebutuhan harian.
“Laporan dari warga bantuan sumur bor pada 2024 lalu debit airnya sedikit, sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan warga sejak pertengahan September lalu,” jelasnya.
Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya melakukan asesmen di lokasi dan langsung mengirimkan bantuan air bersih pada Senin, 17 November 2025.
“Senin kemarin kami sudah asesmen dan langsung dropping satu unit truk tangki berkapasitas 5.000 liter. Selanjutnya, kami akan melakukan dropping dua kali dalam seminggu, hingga nanti melihat perkembangan selanjutnya,” terangnya.
Lebih lanjut, pihaknya juga terus memonitor perkembangan kondisi sumber air desa, dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi hingga solusi jangka panjang dapat dilakukan.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















