JEPARA, Beritajateng.id – Salah satu penumpang bus asal Jakarta dengan tujuan ke Kecamatan Keling, Jepara, ditemukan meninggal dunia di dalam bus saat tiba di Terminal Pecangaan, Jepara, pada Senin, 2 Februari 2026 dini hari.
Korban diketahui berinisial M (48), seorang wiraswasta asal Dukuh Bajangan, Desa Damarwulan, Kecamatan Keling. Berdasarkan informasi dari kepolisian, kronologi bermula saat korban berangkat dari Terminal Pasar Induk menggunakan PO Kalingga Jaya rute Jakarta-Keling.
Korban tercatat berangkat pada pukul 16.00 WIB, Minggu, 1 Februari 2026. Berdasarkan data manifes penumpang, korban tercatat memiliki tujuan akhir Kecamatan Keling.
Salah seorang saksi, A. Mustofa (21), menuturkan bahwa bus sempat berhenti untuk beristirahat di Rumah Makan Markoni, Subang, sekitar pukul 21.00 WIB. Namun saat itu korban memilih tetap berada di dalam bus dan tidak ikut turun bersama penumpang lainnya.
Kejadian mencurigakan baru diketahui ketika bus tiba di Terminal Pecangaan sekitar pukul 03.30 WIB. Saat dirinya membangunkan para penumpang, korban yang duduk di kursi nomor 3C tidak merespons sama sekali.
“Saat dibangunkan, korban tidak bergerak dan tubuhnya sudah terasa dingin,” ungkapnya.
Mengetahui hal tersebut, sopir bus Muryanto (50) langsung memeriksa kondisi korban dengan mengecek denyut nadi dan pernapasan. Hasil pemeriksaan memastikan korban telah meninggal dunia. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Polsek Tahunan.
Sementara itu, Kapolsek Tahunan AKP Ginyono mengatakan, pihaknya segera melakukan pengamanan lokasi dan mengawal jenazah korban ke RS Kartini Jepara untuk dilakukan pemeriksaan medis.
“Hasil visum luar oleh dokter menunjukkan korban diperkirakan meninggal sekitar empat jam sebelum ditemukan. Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban,” jelasnya.
Pihak Polsek Tahunan juga telah berkoordinasi dengan Polsek Keling guna menghubungi keluarga korban. Selanjutnya, jenazah akan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.
“Saat ditemukan, korban mengenakan pakaian lengan panjang warna hitam dan celana pendek abu-abu bermotif kotak. Hingga saat ini peristiwa murni kematian wajar dan telah ditangani sesuai prosedur,” imbuhnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















