PEKALONGAN, Beritajateng.id – Sejumlah veteran datang ke upacara peringatan Hari Pahlawan yang digelar di Lapangan Mataram, Kota Pekalongan, pada Senin, 10 November 2025.
Salah satu veteran yakni Miswan (80), asal Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, mengungkap pernah terlibat dalam perang di Timor-Timor selama tiga kali. Mengingat momen itu, ia berpesan agar Hari Pahlawan dimaknai secara mendalam oleh setiap warga negara.
“Hari Pahlawan itu suatu kebanggaan yang harus kita hayati dan maknai setiap tahunnya,” ujarnya.
Sementara itu, Susipriono (70) menyebutkan bahwa jumlah veteran di wilayah Kota dan Kabupaten Pekalongan termasuk anggota Persatuan Keluarga Besar Purnawirawan Republik Indonesia (PKRI) saat ini mencapai sekitar 119 orang.
Ia mengungkapkan bahwa perhatian pemerintah terhadap para veteran sejauh ini sudah cukup baik.
“Kami masih dipercaya dan sering diundang dalam berbagai kegiatan. Ada juga pembinaan-pembinaan yang dilakukan,” katanya.
Sebagai mantan anggota TNI yang juga pernah bertugas di Timor-Timor, Susipriono berharap generasi muda tidak melupakan jasa para pahlawan dan terus melanjutkan perjuangan mereka dengan cara yang relevan di masa kini.
“Harapan saya, anak-anak muda bisa melanjutkan perjuangan para pejuang terdahulu. Jangan sampai semangat itu hilang, harus terus diteruskan oleh generasi sekarang,” pungkasnya.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















