KUDUS, Beritajateng.id – Sebanyak 80 becak listrik disiapkan di Kabupaten Kudus untuk disalurkan ke para pengayuh. Rencananya penyerahan bantuan ini akan dilakukan di Pendopo Kudus pada Rabu, 12 November 2025.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kudus, Sulistyowati mengatakan, bantuan becak listrik dari Yayasan Presiden melalui Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) itu kini dalam kondisi siap pakai.
“Becak-becak ini sudah kami pindahkan dari Dinas Perhubungan ke Lapangan Tenis Pemkab agar lebih mudah disusun dan dicek kembali sebelum diserahkan,” ujarnya, Minggu, 9 November 2025.
Proses pemindahan dari PT Pindad sebagai produsen kendaraan dilakukan dengan bantuan pegawai Dinas Kebersihan dan PKPLH, mengingat lokasi penyimpanan awal cukup sempit.
“Butuh kerjasama banyak pihak untuk menata delapan puluh unit ini, agar aman dan tidak rusak,” tambahnya.
Sulistyowati menjelaskan, bantuan ini merupakan hasil pendataan yang dilakukan Bappeda sejak Agustus lalu.
Ia mengungkap tim lapangan harus turun langsung ke sejumlah titik seperti kawasan Bojana, depan Kantor Pos, Kliwon, dan Bitingan untuk mencari para penarik becak kayu yang masih aktif.
Dari pendataan tersebut, terkumpul 80 nama penerima dengan prioritas bagi mereka yang berusia di atas 50 tahun.
Setiap becak listrik memiliki motor BLDC dengan sistem pedal assist, bobot sekitar 210 kilogram, dan kecepatan maksimum mencapai 15 kilometer per jam.
Selain itu, becak ini mampu menanjak hingga kemiringan 10 derajat sehingga lebih ringan dikayuh.
Sebelum resmi digunakan, para penerima harus mengikuti pelatihan singkat mengenai cara pengoperasian becak listrik pada Senin, 10 November 2025.
“Setiap unit akan diberi stiker dan nomor identitas resmi dari pemerintah daerah, mulai dari Kudus 01 hingga Kudus 80,” ungkap Sulistyowati.
Ia berharap, program ini tidak hanya menjadi alat bantu mencari nafkah, tetapi juga simbol penghargaan bagi para tukang becak yang tetap tangguh dan setia menjalani profesinya di tengah perkembangan zaman.
Jurnalis: *Red
Editor: Tia















